FACEBOOK sebagai Bentuk Dukungan Sosial

Sejarah Facebook

Facebook.com menyatakan bahwa, Facebook adalah sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman-teman, keluarga dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.

Menurut data yang diperoleh, facebook pada awalnya ditemukan pada bulan Januari 2004 oleh Mark Zuckerberg seorang mahasiswa “droup out” Universitas Harvard Amerika Serikat. Sebenarnya Zuckerberg adalah mahasiswa jurusan Psikologi Harvard. Mungkin dari latar belakang keilmuan psikologi inilah yang membuatnya tertarik untuk membuat situs-situs sosial. Zuckerberg meluncurkan “The Facebook” pada usia 20 tahun pada tanggal 6 Februari 2004. Awalnya, facebook ini diperuntukkan khusus bagi mahasiswa Universitas Harvard yang bertujuan untuk memudahkan interaksi antar individu tanpa harus terikat oleh jarak serta batas-batas geografis. Hanya dalam 24 jam setelah diluncurkan, 1.200 mahasiswa Harvard sudah menjadi anggota. Dalam sebulan, separuh warga Harvard menjadi anggota. Keberhasilan ini membuat Zuckerberg membuka keanggotaan “The Facebook” untuk seluruh mahasiswa di Boston. Belakangan dibuka bagi mahasiswa Ivy League (kelompok delapan kampus paling top Amerika Serikat), dan kemudian seluruh mahasiswa di Amerika Serikat serta sekarang Facebook sudah mendunia.

Sementara itu, di Indonesia pengguna Facebook masih didominasi oleh kaum kelas menengah ke atas yang memiliki akses internet. Kebanyakan dari mereka adalah pelajar, mahasiswa, dosen, pekerja, politisi serta beberapa tokoh-tokoh nasional. Menurut data yang diperoleh dari Allfacebook.com terhitung hingga 22 Februari 2009, 1.333.649 user Indonesia telah terdaftar di Facebook dan sekitar 73% (976.372 orang) di antaranya adalah user usia produktif (18-34 tahun). Dilihat dari gender, 688.306 user laki-laki dan 600.045 user perempuan.

Demam facebook ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari keberhasilan situs komunitas Friendster yang meluncur lebih awal. Friendster berhasil menjaring 12 juta user atau sekitar 60% pengguna internet di Indonesia. Namun banyak dari pengguna Friendster yang beralih ke situs jejaring baru ini dengan alasan layanan yang diberikan Facebook lebih lengkap dan mengikuti selera masyarakat. Facebook memiliki sederet fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung (real time), seperti chatting, tag foto, blog, game, dan update status ”what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari Friendster.

Bentuk Dukungan Sosial Facebook

Memang ada banyak manfaat dari kemunculan facebook ini sebagai situs pertemanan. Salah satunya adalah sebagai sarana untuk mencari atau mendapat dukungan sosial. Dukungan sosial merupakan ketersediaan sumber daya yang memberikan kenyamanan fisik dan psikologis yang didapat lewat pengetahuan bahwa individu tersebut dicintai, diperhatikan, dihargai oleh orang lain dan ia juga merupakan anggota dalam suatu kelompok yang berdasarkan kepentingan bersama. Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa Facebook merupakan salah satu sumber daya atau suatu alat yang digunakan untuk memperoleh kenyamanan fisik maupun psikologis bagi pengguna Facebook, baik berupa menampilkan status, mengomentari status yang diartikan sebagai kegiatan meminta dan memberi perhatian sesama teman, keluarga ataupun kelompok sosial.

Ada beberapa bentuk dukungan sosial menurut Sheridan dan Radmacher (1992), sarafino (1998) serta Taylor (1999).

  1. Dukungan informasional

Bentuk dukungan ini melibatkan pemberian informasi, saran atau umpan balik tentang situasi dan kondisi individu, Jenis informasi seperti ini dapat menolong individu untuk mengenali dan mengatasi masalah dengan lebih mudah.

  1. Dukungan emosional

Bentuk dukungan ini membuat individu memiliki perasaan nyaman, yakin, diperdulikan dan dicintai oleh sumber dukungan sosial sehingga individu dapat menghadapi masalah dengan lebih baik. Dukungan ini sangat penting dalam menghadapi keadaan yang dianggap tidak dapat dikontrol.

  1. Dukungan dari kelompok sosial

Bentuk dukungan ini akan membuat individu merasa anggota dari suatu kelompok yang memiliki kesamaan minat dan aktifitas sosial dengannya. Dengan begitu individu akan merasa memiliki teman senasib.

Dapat dikatakan Facebook juga memiliki manfaat sebagai sarana untuk memperoleh dukungan sosial. Dari bentuk-bentuk dukungan sosial di atas, Facebook sebagai sarana untuk memperoleh dukungan sosial memenuhi dukungan informasi, emosional serta kelompok sosial. Facebook dikatakan memberikan dukungan informasi karena seseorang dapat memperoleh atau mencari berbagai macam informasi sesuai dengan yang dikehendaki muliai dari berita-berita terhangat, gosip, iklan barang maupun jasa dll. Sebagai sarana dukungan emosional, facebook memberikan fasilitas chatting, pengiriman pesan melalui email, serta wall post. sehingga jika seseorang memiliki masalah dan ingin sharing baik ke teman yang dikenal dekat maupun yang belum dikenal untuk menjaga kerahasiaan, orang dapat menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Selain itu, seperti yang sekarang sedang marak-maraknya, fungsi facebook sebagai dukungan emosional ini telah dimanfaatkan untuk menggabungkan orang secara emosional sehingga membentuk suatu kelompok untuk menyerang pemerintah, misalnya kelompok facebooker yang memboykot masyarakat untuk tidak membayar pajak sebagai akibat berita tentang korupsi pajak, juga ada kelompok-kelompok tertentu yang memberikan dukungan emosional kepada Bibit, Chandra dll. Selain itu jika seseorang memiliki minat dan aktifitas tertentu, ia dapat bergabung dalam kelompok-kelompok tertentu yang ia minati dalam facebook, untuk mencari temtan-teman yang memiliki kesamaan tertentu sehingga merasa memiliki teman yang senasib. Dalam hal ini facebook memberikan dukungan kelompok sosial. Misalnya kelompok Facebooker pedukung Bibit, Chandra, kelompok alumni tertentu, pelajar tertentu dll.

Dampak Facebook Sebagai Sarana Untuk Mempoleh Dukungan Sosial.
Sesuai dengan yang terdapat dalam Safarino (1998) dukungan sosial tidak selalu berdampak positif, begitu juga dampak Facebook sebagai sarana untuk mendapatkan dukungan sosial tidak selalu memberikan dampak positif. Karena dukungan yang tersedia tidak dianggap sebagai sesuatu yang membantu. Hal ini dapat terjadi karena dukungan yang diberikan tidak cukup, individu merasa tidak perlu dibantu atau terlalu khawatir secara emosional sehingga tidak memperhatikan dukungan yang diberikan, sehingga dukungan yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan individu. Bisa saja karena dukungan yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan individu, sumber dukungan memberikan contoh buruk pada individu, seperti melakukan atau menyarankan perilaku tidak sehat, atau terlalu menjaga atau tidak mendukung individu dalam melakukan sesuatu yang diinginkannya. Keadaan ini dapat mengganggu program rehabilitasi yang seharusnya dilakukan oleh individu dan menyebabkan individu menjadi tergantung pada orang lain.

Ada beberapa fungsi umum dari penggunaan facebook sebagai situs jaringan sosial saat ini yaitu :

1. Facebook sebagai media untuk bersosialisasi dan membangun hubungan dengan banyak orang

2. Facebook sebagai sarana informasi dan hiburan, dengan beberapa fitur-fitur yang disajikan di facebook seperti game dll.

3. Facebook sebagai alat untuk mempromosikan atau memperkenalkan sesuatu, contoh di facebook terdapat beberapa account yang bersifat bisnis atau entertainment

4. Facebook sebagai media dalam membentuk dan mengembangkan suatu citra

Diantara beberapa fungsi umum dari facebook itu sendiri, facebook sering kali dijadikan sebagai alat untuk melakukan tindakan yang sifatnya bisa positif dan kadangkala bersifat negative. Seringkali kita menemukan beberapa account palsu di facebook dengan menggunakan foto atau gambar dari orang lain. Kejadian atau hal seperti ini sering kita jumpai tidak hanya di facebook tetapi di situs jaringan sosial lainnya. Hal seperti inilah yang dimaksudkan untuk merusak atau menjatuhkan citra baik seseorang.

Fungsi lain dari beberapa fungsi umum facebook adalah, facebook dapat membentuk suatu opini public. Beberapa kasus yang terjadi di masyarakat, seringkali diangkat melalui facebook. Kasus atau peristiwa yang cukup menghebohkan adalah, ketika kasus rumah sakit Omni internasional dan prita. Dari kasus atau kejadian ini muncul yang namanya rasa simpati dari masyarakat dan mengundang beberapa opini-opini dari public mengenai masalah ini. Beberapa group di facebook membuat suatu account yang sifatnya mendukung prita. Contohnya, terdapat account group di facebook yang bertuliskan “ Say No To Rs OMNI Internasional Tangerang “ kemudian facebook bertuliskan “ Koin untuk Prita ( kasus Rs Omni ). Tidak hanya kasus Prita dan Rs Omni Internasional. Beberapa kasus terkenal lain yang menggunakan sarana facebook adalah pada kasus Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto. Dari kasus tersebut, terdapat account facebook yang memberikan dukungan terhadap pasangan Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto. Salah satu account facebook yang sangat terkenal adalah grup facebook “ Gerakan 1.000.000 facebookers dukung Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto yang mencapai angka 1.380.000 lebih anggota grup.

Dari masalah tersebut dapat disimpulkan bahwa media jaringan sosial seperti facebook, merupakan alat atau media yang tidak hanya sebagai situs untuk bersosialisasi tetapi juga dapat mempengaruhi dan membentuk suatu opini public.

By ptkomunikasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s